SITI FADILAH VS PEMILIK MODAL



SITI FADILAH VS PEMILIK MODAL
Wawancara ibu fadillah mantan menteri kesehatan mengagetkan banyak pihak. Emak satu ini perlu kita acungi jempol, karena kepintaran dan kepolosanya. Kepolosan itu penanda bahwa hati nurani dan akal sehatnya masih kuat menyuarakan kebenaran. Dan tak disangka penjara menjadi jebakan terahir.
Entah mau kemana arah pendemi ini berakhir. Tapi semua negara kena imbasnya. Apakah ini adalah akhir dari budaya konsumerisme. Budaya ini selalu digaungkan agar roda keuangan dunia berputar. Industri harus terus memproduksi barang. Tapi tidak berhenti hanya soal produksi saja. Karena juga harus ada yg beli.
Budaya konsumerisme menjadi sebuah ajaran kebaikan bagi pihak industri. Karena tanpa belanja pasti industri macet. Uang tak berjalan cepat dan pertumbuhan akan minus.
Nah sialnya bangsa ini sudah keenakan jadi pembeli. Semua produk dg mudah diimpor. Dalam wawancara, bu siti fadilah menolak vaksin impor karena belum tentu cocok dg virus indonesia.
Semua perayaan hari besar keagamaan yang sakral didorong menuju daya ungkit untuk belanja. Apakah semua gerak kapitalis, industrialis itu jelek?? Tidak juga...
Dari sana para pemodal dan pemilik usaha menyisihkan hartanya untuk penelitian dan pengembangan. Infrastruktur menjadi kokoh, rumah sakit lengkap dg fasilitasnya. Semua penyakit hampir semua ada obatnya. Ini berkat dari laju kapitalis dg slogan berbelanja itu baik. Marjin itulah sebagian menjdi kunci pembangunan dan kemajuan.
Menyisihkan hartanya untuk penelitian itu kebiasaan orang eropa sejak nenek moyang mereka. Sampai akhirnya kolombus menemukan benua benua baru. Itu berkat mental mereka untuk menaklukan dunia dengan seponsor pemilik modal.
Sebagian besar asia termasuk indoneaia belum bisa melek penelitian. Mereka takut dg alat ukur dan angka. Lebih suka membangun infrastruktur. Masjid, gereja, gapuro dll.
Maka pada suatu titik bahwa manusia bisa segalanya berkat penelitian. Semua ada solusinya berkat sains. Tibalah manusia menjadi tuhan
Apakah pandemi ini antitesa globalisasi?? Lalu lalang barang dan orang dipaksa untuk berhenti.
Apakah pandemi ini penolakan akan budaya konsumerisme..?? Manusia dipaksa belanja secukupnya saja
Apakah pandemi ini sebuah jawaban bahwa manusia tidak boleh menjadi tuhan itu sendiri..???dipaksa manusia tunduk dengan banyak keterbatasanya.
Bersambung......ngantuk


Kembang Mart Magelang
Kembang Mart Magelang Jaringan Minimarket Lokal di Magelang dengan Cabangnya di Muntilan, Grabag, Banyu Urip Tegalrejo, Tempuran dan Tanjung Mertoyudan. Kembang Mart Belanja lengkap dan Hemat. Untuk masukan dan saran hubungi kami di WhatsApp berikut 082137524471,082213496996,082135227510

Tidak ada komentar untuk "SITI FADILAH VS PEMILIK MODAL"

Berlangganan via Email